Phinisi  Labuan Bajo
Menu

Tips Naik Phinisi di Labuan Bajo: Barang Bawaan, Mabuk Laut, Sinyal, dan Etika di Kapal

Di halaman ini
  1. Apa saja yang perlu masuk tas?
  2. Bagaimana mencegah mabuk laut, dan di mana posisi paling stabil?
  3. Seberapa bisa diandalkan sinyal dan listrik di laut?
  4. Bagaimana memastikan alat snorkel, makan, dan air minum?
  5. Bagaimana bersikap di kapal, di darat, dan di dekat komodo?
  6. Bagaimana urutan hari keberangkatan di Marina?
  7. Apa saja yang sering ditanyakan sebelum naik kapal?
  8. Dari mana fakta di halaman ini berasal?
  9. Bagaimana cara menghubungi desk?

Oleh Kapal Phinisi Labuan Bajo Editorial Desk

Perahu kayu putih beratap terpal biru di tepi laut Labuan Bajo, dengan perbukitan hijau di belakang
Perahu kayu beratap terpal biru di tepi laut Labuan Bajo. Foto: Uhooep, CC BY-SA 4.0, Wikimedia Commons, ukuran diubah. Foto ilustrasi: bukan kapal, proyek, atau layanan situs ini, dan bukan kapal yang ditawarkan.

Untuk naik phinisi di Labuan Bajo, siapkan tas lunak, sandal karet, tabir surya, obat mabuk laut, dan peta offline. Tanyakan alat snorkel, makan, dan air minum per kapal, karena tiap kapal berbeda. Ikuti briefing kru, pakai life jacket saat diminta, dan jaga jarak dari komodo serta karang.

Apa saja yang perlu masuk tas?

Ruang di kapal terbatas dan Anda akan sering naik turun sekoci, jadi kemaslah untuk tangan yang bebas. Tas lunak lebih mudah disimpan dan diangkat daripada koper keras. Satu tas kecil tahan air untuk ponsel, obat, dan dokumen akan terus Anda pakai setiap kali turun dari kapal. Pilah bawaan dengan tabel berikut.

Apa saja yang perlu masuk tas?
TingkatBarangAlasan
WajibIdentitas, obat pribadi, tas kecil tahan airManifest, tiket masuk, dan perlindungan untuk barang penting
WajibSandal karet, baju renang, topi, tabir suryaNaik turun sekoci dan paparan matahari di geladak
WajibObat mabuk laut bila pernah mengalaminyaSulit dicari setelah kapal berangkat
BergunaBaterai cadangan, peta offline, baju lengan panjangListrik dan sinyal terbatas, serta angin malam di geladak
BergunaUang tunai secukupnyaUntuk keperluan kecil di luar penawaran; tanyakan cara bayar yang tidak termasuk
BergunaSepatu tertutup ringanJalan setapak saat turun ke darat
Sebaiknya ditinggalKoper keras besar, perhiasanSulit disimpan dan berisiko hilang
Urus izin duluDroneAda pungutan dan layanan izin terbang

Dua barang di tabel memerlukan penjelasan. Drone kena pungutan per unit per hari menurut tabel PP 36/2024, dan situs Balai Taman Nasional Komodo memuat layanan izin terbang drone, jadi urus sebelum tiba. Peralatan selam dan pancing juga perlu ditanyakan lebih dulu, karena kedua kegiatan itu tercantum sebagai kegiatan berpungutan dalam tabel yang sama. Bawa juga kartu identitas, sebab tarif tiket dibedakan untuk WNI dan WNA.

Bagaimana mencegah mabuk laut, dan di mana posisi paling stabil?

Pencegahan dimulai sebelum kapal bergerak. Bila Anda pernah mabuk di kapal, konsultasikan obat kepada dokter atau apoteker sebelum berangkat, lalu ikuti arahan mereka. Anak-anak dan tamu yang rutin minum obat lain perlu perhatian khusus. Kami tidak memberi saran dosis.

Di atas kapal, tanyakan kepada kru posisi yang paling stabil, karena susunan tiap phinisi berbeda. Saat mual mulai datang, kebiasaan berikut layak dicoba, sebagai saran umum dan bukan nasihat medis:

  • Keluar ke udara terbuka dan tatap garis cakrawala, bukan layar atau buku.
  • Makan ringan, dan hindari perut kosong maupun makanan berat sebelum penyeberangan.
  • Minum air sedikit demi sedikit.
  • Hindari kabin tertutup selama kapal sedang berlayar bila tubuh Anda belum terbiasa.
  • Sampaikan kepada kru lebih awal. Mereka bisa menawarkan tempat duduk yang lebih nyaman.

Sehari sebelum berangkat, buka prakiraan BMKG untuk Perairan Labuan Bajo agar tahu apa yang menanti. Bila prakiraan tampak tidak nyaman bagi rombongan, bicarakan dengan operator sebelum naik, bukan setelah kapal meninggalkan pelabuhan.

Seberapa bisa diandalkan sinyal dan listrik di laut?

Anggap keduanya tidak selalu tersedia. Cakupan sinyal seluler di perairan taman nasional belum bisa kami pastikan per lokasi atau per operator, jadi selesaikan pekerjaan penting sebelum naik kapal. Unduh peta offline, salin tiket pesawat ke ponsel, dan bagikan nama kapal serta nomor kontak darurat kepada keluarga di rumah. Bila pekerjaan Anda menuntut selalu terhubung, tanyakan kepada operator tentang Wi-Fi atau internet satelit, dan anggap jawaban lisan sebagai perkiraan.

Soal listrik, tanyakan empat hal: jam nyala generator, jenis colokan di kabin, jumlah colokan, dan apakah pendingin udara ikut mati saat generator berhenti. Baterai cadangan memudahkan hidup, terutama untuk kamera. Untuk urusan penerbangan, beri ruang waktu antara turun kapal dan keberangkatan pesawat, karena kabar perubahan jadwal mungkin baru terbaca setelah sinyal kembali. Informasi rute udara ke Bandara Komodo di Labuan Bajo kami kumpulkan terpisah.

Bagaimana memastikan alat snorkel, makan, dan air minum?

Tiga hal ini berbeda antar kapal, jadi cek satu per satu dan minta jawabannya tertulis. Kirim pertanyaan berikut sebelum membayar:

  • Alat snorkel. Apakah masker, snorkel, dan fin disediakan, berapa set per kapal, dan apakah ada ukuran anak? Bila Anda punya masker pribadi yang pas, membawanya tidak pernah rugi.
  • Makan. Berapa kali sehari, dan apakah makan pertama dan terakhir termasuk pada hari naik dan turun kapal? Sampaikan alergi dan pantangan dari awal.
  • Air minum. Apakah disediakan tanpa batas atau per botol, dan apakah Anda boleh mengisi botol sendiri? Botol isi ulang mengurangi sampah di kapal.
  • Minuman lain. Apa yang ditagih terpisah, dan apakah rombongan boleh membawa sendiri?

Untuk snorkeling, tabel BBKSDA tentang PP 36/2024 tidak mencantumkannya sebagai pungutan terpisah, sedangkan scuba diving tercantum. Tabel itu berlaku nasional untuk taman nasional, jadi tanyakan penerapannya pada tanggal Anda kepada operator. Bahan pembanding ada di panduan isi paket phinisi dan fasilitas kapal phinisi. Soal tempat tidur dan kamar mandi, lihat panduan kabin.

Bagaimana bersikap di kapal, di darat, dan di dekat komodo?

Di kapal, briefing kru bukan basa-basi. Dengarkan di mana life jacket disimpan dan di mana titik kumpul darurat. Petunjuk KSOP mewajibkan life jacket saat berada di sekoci, jadi pakai tanpa perlu diminta dua kali, termasuk pada penyeberangan pendek ke pantai. Nama Anda juga harus sesuai manifest, karena penumpang wajib sesuai daftar itu. Jangan menaikkan teman baru di luar daftar. Bila nakhoda memutuskan tidak mendekati suatu tempat, terimalah. Keputusan itu menyangkut seluruh isi kapal.

Di darat, jaga jarak sebagai kehati-hatian, bukan kutipan peraturan, dan ikuti arahan petugas. Situs Taman Nasional Komodo menyebut komodo dewasa bisa mencapai panjang 3 meter atau lebih dan berat di atas 70 kilogram. Jangan mendekat untuk foto dan jangan memberi makan. Apa yang sudah dan belum bisa dikutip sebagai aturan ada di panduan aturan kunjungan Taman Nasional Komodo.

Di air, ingatlah bahwa taman ini menyimpan sekitar 260 spesies karang pembentuk terumbu. Sebagai kehati-hatian, jangan berdiri di atas karang, jangan menyentuh, dan jangan membawa pulang apa pun. Jaga fin tetap jauh dari terumbu, terutama bila Anda pemula. Kumpulkan sampah Anda sendiri, dan pastikan tidak ada plastik yang tertiup dari geladak.

Bagaimana urutan hari keberangkatan di Marina?

Kapal wisata berangkat dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Kawasan ini dikembangkan ASDP lewat anak usahanya dan terhubung dengan Hotel Meruorah Komodo, Plaza Marina, dan Landmark Phinisi, yang bisa menjadi patokan saat mencari titik temu. Jam lapor ditentukan tiap operator, jadi minta jam dan titik temu tertulis. Urutan yang kami sarankan:

  1. Sehari sebelumnya, cek prakiraan cuaca dan pesan terakhir dari operator.
  2. Kirim nama lengkap sesuai identitas untuk manifest bila belum diminta.
  3. Tiba lebih awal dari jam lapor, dengan tas kecil tahan air yang sudah siap.
  4. Cocokkan nama kapal di dermaga dengan nama kapal di penawaran.
  5. Saat naik, lihat tempat life jacket dan ikuti briefing sampai selesai.

Jawaban singkat untuk hal lain ada di halaman tanya jawab. Bila Anda tiba di hari yang sama dengan keberangkatan kapal, sampaikan nomor penerbangan kepada operator, karena keterlambatan pesawat akan menjadi masalah seluruh rombongan.

Apa saja yang sering ditanyakan sebelum naik kapal?

Apakah saya perlu membawa alat snorkel sendiri?

Tidak selalu. Tanyakan dulu apakah kapal Anda menyediakan, berapa jumlah set, dan apakah ada ukuran anak. Bila Anda punya masker yang pas, bawa saja karena tidak banyak memakan tempat.

Apakah ponsel saya akan mendapat sinyal selama trip?

Jangan mengandalkannya. Selesaikan urusan penting sebelum naik kapal, unduh peta offline, dan beri tahu keluarga nama kapal serta jadwal kembali.

Di mana tempat paling nyaman bila saya mudah mabuk laut?

Tanyakan kepada kru tempat duduk yang paling stabil pada kapal Anda, karena susunan tiap kapal berbeda. Bila mual mulai datang, beri tahu kru lebih awal.

Apakah saya harus memakai life jacket di sekoci?

Ya. Petunjuk KSOP Labuan Bajo mewajibkan life jacket dipakai di sekoci. Pakailah sebelum sekoci bergerak, juga pada penyeberangan pendek.

Bolehkah saya menerbangkan drone dari kapal?

Tidak tanpa izin. Urus lewat Balai sebelum tiba, lalu tanyakan batas lokasinya dan sampaikan rencana itu kepada nakhoda agar waktunya aman bagi kapal dan tamu lain.

Dari mana fakta di halaman ini berasal?

Bagaimana cara menghubungi desk?

Ada pertanyaan soal persiapan yang belum terjawab? Tulis ke desk dengan tanggal dan jumlah tamu Anda. WhatsApp 6281139414563 atau email bd@juaraholding.com.

Merencanakan trip phinisi dari Labuan Bajo?

Kirim tanggal, jumlah tamu, dan jenis trip yang Anda cari. Desk menjawab tertulis.

Tanya lewat WhatsApp bd@juaraholding.com